Thursday, June 20, 2019
Sepeda Motor dan Anak Muda
Hobi

Sepeda Motor dan Anak Muda

themasdoyok.com – Euphoria Dilan ternyata mampu menaikkan kembali pamor geng motor. Ya, salah satu geng yang selalu dianggap negatif ini juga tertuang pada film Dilan. Seperti yang kita tahu, motor identik dengan usia remaja. Pada masa itu juga umumnya anak-anak suka kebut-kebutan di jalanan hingga melakukan touring ke tempet-tempat wisata. Namun sebenarnya, sepeda motor dan anak muda tidak selalu menghasilkan keburukan, berikut beberapa contohnya.

Anak Muda dan Geng Motor

Geng motor memang sudah bukan hal yang wah lagi dimana hampir setiap daerah memilikinya. Bahkan, beberapa kali kisah geng motor juga diangkat ke layar lebar maupun layar televisi. Dulu, geng motor selalu identik dengan aksi membuat onar, kebut-kebutan di jalan, tawuran hingga balap liar. Namun, sepertinya belakangan ini hal tersebut sudah digantikan dengan agenda yang lebih positif.

Saat ini, kita bisa menjumpai banyak sekali geng motor yang isinya adalah perkumpulan anak-anak muda dengan jenis motor tertentu, bisa motor bebek, matik, motor gede hingga cb. Mereka biasanya komunitas tersendiri dan melakukan touring ke beberapa daerah untuk refreshing. Tak jarang mereka juga menyempatkan waktu tertentu hanya untuk mengunjungi tempat wisata sambil bersenang-senang dengan motor kesayangannya. Nah, aktivitas tersebut kini tidak hanya dilakukan oleh komunitas moge tetapi semua lini komunitas motor.

Baca juga : Pilpres 2019 dan Pertarungan Merebut Hati ‘Milenial’

Sementara itu, di sisi lain mereka juga membuat banyak acara amal, terutama ketika bulan puasa. Saat melakukan perjalanan, seringkali kita menjumpai beberapa komunitas geng motor tertentu yang bagi-bagi takjil dan ini berlaku hampir di seluruh daerah. Selain itu, biasanya mereka juga berkumpul untuk mengumpulkan dana bantuan beberapa daerah tertimpa bencana.

Motor dan Kreativitas

Selain touring komunitas dan acara amal, korelasi positif lainnya antara sepeda motor dan anak muda adalah kreativitas. Saat ini, motor modif menjadi salah satu pasar menguntungkan dengan banyak peminat terutama anak muda. Oleh karena itu, tak heran jika bengkel-bengkel modifikasi tak pernah sepi pengunjung. Bahkan, beberapa komunitas modifikasi motor juga turut serta dalam berbagai pameran motor kustom.

Salah satu motor kustom pemuda Indonesia yang turut serta dalam pameran internasional yaitu Yamaha Scorpio T-005 hasil kustomisasi Thrive Motorcycle. Motor ini menjadi satu dari 25 motor terbaik yang dipilih oleh kurator dan dipamerkan di The Petersen Automotive Museum, Los Angeles, Californa, Amerika Serikat. Hal tersebut ternyata bukan satu-satunya, dimana sebelum-sebelumnya mereka juga banyak mengikuti kustomfest berskala internasional di beberapa negara.

Yang pasti, komunitas kustomisasi ini menjadi wadah para remaja untuk mencurahkan kreativitasnya dalam dunia otomotif. Melalui komunitas tersebut juga mereka bisa mengembangkan karyanya dan berpotensi untuk dikenal secara internasional.

Back To Top